Minggu, 25 Maret 2012

Strategi Pembelajaran Berbasis TIK: Konferensi Video dengan Tamu Ahli

Menghadirkan seorang yang ahli dalam bidang ilmu atau pelajaran tertentu ke dalam kelas atau di hadapan siswa tentu dapat lebih menarik minat siswa dalam belajar. Sayangnya, tidak mudah menghadirkan seorang ahli ke dalam kelas. Kendala yang sering muncul adalah jarak atau lokasi tempat tinggal sang ahli dengan lokasi sekolah, atau karena masalah waktu karena kesibukan pekerjaan sang ahli.

Seorang ahli dapat berbagi ilmu
dengan siswa di kelas melalui
video conference
Salah satu cara melibatkan seorang tamu yang ahli terkait materi pelajaran tertentu yang memiliki waktu terbatas karena kesibukannnya adalah dengan melakukan konferensi video dengan ahli tersebut dari kelas ke lokasi di mana sang ahli berada. Strategi ini mengadopsi model "Meet the Guest" dari Mel Silberman (1996).

Ikuti langkah-langkah berikut untuk menerapkan strategi pembelajaran ini:
  1. Ajaklah seorang ahli tentang pembelajaran yang akan didiskusikan untuk melakukan konferensi video dengan para peserta didik di kelas Anda
  2. Beritahukan kepada pembicara tamu tersebut bahwa sesi konferensi video tersebut dilakukan dengan sistem konferensi pers. Pembicara tersebut harus mempersiapkan beberapa pidato singkat atau pertanyaan pembuka yang kemudian siap untuk menjawab berbagai pertanyaan dari “pers” yang sesungguhnya adalah para peserta didik.
  3. Sebelum konferensi video dilakukan, persiapkan peserta didik dengan mendiskusikan bagaimana konferensi pers jarak-jauh akan dilakukan, dan kemudian memberi kesempatan kepada mereka untuk merumuskan beberapa pertanyaan untuk ditanyakan kepada juru bicara (ahli).
  4.  Lakukan panggilan video (video call) misalnya menggunakan menggunakan aplikasi Skype atau Yahoo! Messenger dari dalam kelas kepada ahli atau pakar yang diundang.
  5. Lakukan konferensi video seperti yang direncanakan.
Sebagai variasi, tamu yang diundang dapat lebih dari satu orang. Untuk tujuan ini, gunakan aplikasi konferensi video yang memungkinkan konferensi video untuk lebih dari dua titik.

Selamat mempraktekkan!

TULISAN TERKAIT :



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar